Wednesday, December 24, 2014

caraku menyayangimu

aku tau jarak kini memisahkan kita. waktupun tak seindah seperti dulu. terlalu begitu cepat hingga kini aku tersadar hanya meninggalkan sebuah kisah dan kenangan yang akan selalu dikenang. aku rindu saat kita berkumpul tak kenal waktu. saat tertawa tanpa tujuan. saat kita berjalan tanpa arah yang jelas. saat kita belajar saling memahami satu sama lain. dan saat kita harus bertengkar tanpa kenal waktu yang cukup lama.
masa-masa itu yang selalu aku rindukan. aku tak mungkin bisa melupakan yang sangat berarti dan selalu membuat hidupku bersemangat. aku juga tak mungkin melupakan saat terindah yang pernah ada didalam moment hidupuku. aku tak bisa melakukan itu karena kalian terlalu indah untuk dilupakan.
kini aku hanya bisa mendoakan agar kalian selalu ingat akan kenangan yang pernah kita lewati bersama,agar kalian selalu sehat dan berada pada lindungan-Nya,agar kalian selalu bahagia tanpa kenal lelah,agar kalian sukses menggapai apa yang kalian cita-citakan dan agar kalian bisa mendapatkan sahabat yang lebih baik dari aku.
aku hanya bisa mendoakan dari kejauhan. karena hanya itu yang dapat aku lakukan sekarang. aku memang tak bisa memperbaiki hubungan kita, karena kalian begitu sulit untuk merubah prinsip hidup kalian. aku tau dari awal memang kita tak selalu sejalan, bahkan kini kita sudah berada dijalan yang telah kita pilih. meski begitu, tak ada yang namanya mantan sahabat. karena sahabat tetap sahabat. kalian mungkin bisa menemukan sahabat yang lebih baik dari aku, tapi kalian jangan melupakan kalau aku sahabat yang tidak ada duanya. karena aku ya aku, tidak seorangpun yang bisa menjadi seperti aku.
aku akan selalu menyayangi kalian dan mendoakan kalian dari kejauhan♥

Wednesday, December 10, 2014

dibalik sebuah cerita

entah apa yang harus aku ketik ditulisan ini. aku hanya ingin mencurahkan apa yang ada dipikiranku saat ini. semua ini tentang kalian. tentang kalian yang sangat aku sayangi. dan tentang sebuah hubungan yang harmonis, namun kini berubah menjadi hubungan yang sangat asing. mereka tidak saling mengenal lagi, bahkan mereka saling menghindari. penyebabnya apa pun aku tak tahu. yang aku tahu adalah kita dulu saling berhubungan. iyaa dulu, saat masalah itu belum muncul hingga membuat kita seperti ini. bicara tentang hubungan ini, bicara tentang dia. dia yang berubah yang membuat kami merasa saling tidak kenal, bahkan saling menghindari, ya.. yang aku tau sekarang dia yang berubah. perubahan yang ada pada dirinyalah yang menyebabkan hubungan ini menjadi asing. aku bahkan tidak tahu lagi apakah kita masih bisa menyelamatkan semua ini dan memperbaikinya seperti dahulu dan sedia kala? atau hubungan ini harus berakhir begitu saja setelah sekian tahun kita membangunnya dengan susah payah?
entahlah aku tak mengerti apa yang harus aku lakukan untuk memperbaikinya. yang aku pikirkan sekarang adalah berpikir keras untuk merubah semuanya menjadi cerita awal yang menyenangkan. aku tau semua cerita tidak ada yang menyenangkan selamanya. kadang ditengah cerita terjadi masalah yang tidak kita duga sebelumnya. masalah yang harus kita selesaikan. dan penyelesaian tersebut yang akan menentukan akhir dari sebuah cerita. kita yang menentukan Allah yang menakdirkan. hanya ada dua pilihan sad ending or happy ending? pilihan itu hanya kita yang bisa menentukan.
berbicara tentang dia. dia orang yang sholeh, dan sangat berbakti kepada orang tuanya. dia juga orang yang friednly cukup akrab dan dekat dengan semua orang. penyayang dan... entahlah apa lagi yang harus aku katakan tentang penilaianku terhadap dia. hanya saja yang aku tau tentang dia ya seperti itu. namun, sekarang rasanya penilaian itu tak pantas lagi untuk dia. dia berubah 180 derajat dari yang aku kenal sebelumnya. entah apa hanya aku saja yang merasakan atau mereka juga ikut merasakan.
menjauh darinya sejak dulu sudah ingin aku lakukan. meninggalkan dia dan tidak lagi masuk kedalam kehidupannya sudah ingin aku kerjakan. yaa.. aku bisa saja melakukan itu semua jika aku tidak melihat mereka, mereka yang ada disekitarku juga yang ada disekitar dia. aku bisa saja egois dengan meninggikan kepentinganku diatas kepentingan mereka. aku juga bisa saja egois dengan mengabaikan hubungan kami demi kepentinganku sendiri. tapi aku bukan wanita sebodoh itu, yang mengabaikan persahabatan untuk perasaanku sendiri. butuh waktu untuk berpikir panjang jika aku ingin melakukan itu, aku, aku sudah memikirkan bagaimana kedepannya dan dampaknya jika aku melakukan hal sekonyol itu. konyol? ya menurutku itu konyol. entah menurut pandangan orang lain seperti apa. tapi menurutku itu konyol.
sekarang, tanpa bersusah payah dia yang menjauh dan menjaga jarak denganku dan mereka. aku senang bahkan aku bersyukur kalau dia melakukan hal konyol seperti itu. karena aku tidak perlu bersusah payah lagi menjauh dari seseorang yang membuatku merasa tidak nyaman. dan bahkan selalu memasukan masalah kedalam hidupku.
jika saja dia tau, bagaimana kecewanya kami ini mungkin dia akan berpikir panjang lagi untuk melakukan hal konyol itu. iyaa, andai saja dia tau :')

Untukmu yang Tak Bisa Ku Sentuh...

Ku tulis ini sebagai ungkapan dari keresahanmu saat ini. Aku tahu alasan dibalik sikap dinginmu. Menciptakan jarak, dan mengorbankan rasa...