Saturday, May 17, 2014

hentikan aku menggapai masalaluku

aku tau sampai aku matipun, aku takan pernah bisa melupakanmu
tapi setidaknya tolong bantu aku agar aku bisa menghilangkan perasaan ini...
kamu sudah terlalu lama bermain didalam hati dan pikiranku
bahkan kamu adalah alasan atas kelabilan sikapku
dan...
kamu juga penyebab aku ba akrab dengan airmata
tolong hentikan semua ini!
aku sudah terlalu lelah mengahadapinya
akal dan caraku untuk keluar dari bayang-bayang masalaluku sudah habis
termakan waktu yang tak pernah menghasilkan sedikit harapan terang
tolong hentikan semua ini! 
aku sudah lama tidak merasakan bagaiman rasanya tertawa lepas 
hidup bahagia tanpa beban. aku selalu tau apa yang membuat oranglain bahagia
aku bahkan dengan mudahnya membuat mereka bahagia
tanpa aku memikirkan kebahagiaan aku sendiri. aku terlalu akrab dengan airmata ini
hingga aku sulit bertemu kembali dengan kebahagiaan ku yang sempat kau dulu bawa mengisi hariku
tolong hentikan semua ini!
aku sudah terlalu lelah untuk mendengar bullyan demi bullyan 
yang selalu keluar dari orang-orang yang tak pernah merasakan cinta yang begitu dalam
kata mereka seolah menjadi pelengkap keterpurukanku selama ini
bagaimana aku bisa bangkit dari masalah ini jika mereka saja tak mengerti akan perasaanku?
bagaimana aku bisa keluar dari bayang-bayang masalaluku jika mereka selalu mengolok-olokanku?
seolah mereka adalah pemenang atas sebuah pertandingan? 
tolong hentikan semua ini!
aku suah terlalu lelah untuk bisa menerima kepahitan ini
aku hanya manusia biasa yang bisa rapuh kapanpun aku bisa
aku bukan superman yang selalu kuat melawan siapapun
aku ini hanya seorang wanita yang mempunyai hati
yang terkadang peka atas suatu rangsangan yang kapanpun bisa membuat aku terluka,
atau bahkan bisa membuat aku bahagia....
hatiku bukan terbuat dari besi ataupun baja,yang sulit untuk dipatahkan
hati aku ini telah diciptakan sedemikian rupa oleh sang Maha Pencipta
hatiku masih bisa kuat jika aku masih mampu menahan apa yang menguji ketahananku
dan hatiku bisa rapuh jika aku sudah tidak sanggup lagi menahan apa yang selalu membuatku sakit
tolong hentikan semua ini!
jangan biarkan aku melakukan penambahan dosa hanya karna masalah masalaluku
masalalu yang sudah seharusnya aku tinggalkan dari dulu
jangan biarkan aku melakukan kebohongan demi kebohongan hanya untuk menutupi siapa aku
bagaimana keadaan aku sebenarnya...
dan kebohongan untuk menutupi apa yang sebenarnya aku rasakan,
yang aku sendiri enggan untuk memberi tahu 
hanya karena aku takut ada kata olokan lagi yang keluar dari mulut orang yang tidak punya hati nurani 
untuk bisa mengerti aku.. mengerti bagaimana rasanya berada diposisiku, 
yang sulit untuk bangkit karena terlalu terjerat didalam bayang-bayang masalalu
yang tidak mudah aku tembus pintu menuju jalan keluarnya :')



-NR-

Saturday, May 10, 2014

andai dia mengerti

pagi yang indah. mentari masih memperlihatkan kecantikannyaa kepada bumi. kepada makhluk hidup yang berada di bumi. aku mensyukuri akan nikmat Tuhan yang tak terhingga ini. karena sampai saat ini aku masih diberi kesempatan untuk bisa lebih lama lagi tinggal di bumi yang luar biasa ini. dan masih diberi kesempatan untuk bisa melihat dan berada ditengah-tengah orang yang menyayangiku. ini benar-benar nikmat yang aku syukuri sekali. karena sejak kecil aku sudah mengidap penyakit yang ganas. dari umurku tujuh tahun penyakit itu sudah berada di tubuh ku. maka dari itu aku sangat mensyukuri nikmat yang masih Tuhan beri untuk ku. karena tak jarang orang yang berpenyakitan seperti aku bisa bertahan hidup sampai sejauh ini.
hari-hari ku masih sama seperti biasanya. tak ada seseorang yang menyapaku disaat aku terbangun dan mengantarkan ku disaat aku tertidur. hidup aku benar-benar masih sama seperti dulu. aku masih dibayang-bayangi oleh masa lalu ku saat aku duduk dibangku sekolah menengah pertama. aku masih terbayang-bayang oleh kekasih di masa lalu ku. aku belum bisa melupakannya. aku masih memikirkannya walaupun aku juga tak mau terus-terusan memikirkan orang yang belum tentu memikirkan aku, aku masih merindukannya, terlebih saat aku masih bersamanya. saat kita masih menjadi kita. dan saat kita melewati hari-hari yang indah ini dengan senyuman. meski terkadang ada air mata didalamnya. aku benar-benar sangat merindukannya. merindukan kasih sayang dia yang dulu pernah ia curahkan kepada ku. aku rindu saat dia menyapa ku saat pagi menjelang. mengantarkanku saat malam mulai larut. aku rindu saat dia menunggu ku hanya untuk bisa berangkat sekolah bersama. aku rindu saat dia memarahiku waktu ia tau aku belum sarapan. aku rindu saat dia menyuruhku untuk segera membeli makanan dikantin sekolah. aku rindu saat dia mengingatkanku agar aku tidak lupa makan dan tidak boleh kecapean. aku rindu saat dia bisa membuatku tertawa puas seperti orang yang tak punya beban. aku rindu saat dia mengkhawatirkan keadaanku jika aku sakit atau aku tidak memberi dia kabar. aku rindu saat dia marah karena cemburu padaku waktu aku berbincang dan bergabung dengan teman lelaki ku. aku rindu saat dia menginginkan aku dengannya sekolompok bersama jika ada pelajaran yang mengharuskan kami belajar berkelompok. aku rindu saat aku jalan berdua dengannya,bergandeng tangan, menghabiskan waktu dan hari hanya berdua tanpa ada orang ketiga. aku rindu saat dia melarangku agar aku tidak berteman dengan temanku yang sifatnya tidak ia sukai. aku rindu saat kami berbagi cerita bersama. aku rindu saat dia bisa menghiburku dan menemaniku saat aku sedang malas berada dirumah. aku rindu saat dia melakukan tingkah konyol yang sering membuat aku tertawa tanpa henti. aku rindu semua itu aku rindu.
hampir tiga tahun menjalin hubungan dengannya, meski hubungan itu sering kali putus nyambung. dan tiga tahun itu bukan waktu yang sebentar untuk ku.
sekarang tepat dua tahun aku putus dengannya. tapi aku masih tak kunjung bisa melupakannya. aku sebenarnya capek berada dikeadaan yang membuatku tak ada untungnya. aku capek tetap berada dikeadaan yang malah membunuhku sendiri. aku capek dengan perasaan ini. aku ingin sekali segera bisa melupakannya. aku juga sangat ingin sekali bisa menghilangkan dia dari pikiranku. aku tak mau terus-terusan memikirkan orang yang sama sekali tidak mempedulikan kehadiranku. aku tak mau terus-terusan menyayangi orang yang mengabaikan aku. aku ingin segera keluar dari keadaan ini. aku menunggu waktu yang indah itu terjadi. tapi kapan? kapan?! aku tak bisa terus-terusan membohongi perasaanku. aku tak bisa lagi berpura-pura bersikap dingin seolah-olah aku tak mempedulikannya lagi. aku tak bisa berpura-pura bilang kalo aku sudah tidak menyayanginya lagi, padahal dalam hati aku masih sangat menyayanginya dan merindukannya. aku lelah dengan semua ini! aku lelah!
andai dia mengerti tentang apa yang aku rasakan. andai dia tau tentang apa yang aku pikirkan. aku pasti akan sangat senang sekali. tapi aku tau semua itu mustahil bisa terjad :'(




-NR-

Untukmu yang Tak Bisa Ku Sentuh...

Ku tulis ini sebagai ungkapan dari keresahanmu saat ini. Aku tahu alasan dibalik sikap dinginmu. Menciptakan jarak, dan mengorbankan rasa...