Tuesday, May 12, 2015

ini baru awal

kesuksesan seorang manusia masih sangat panjang. sukses didunia mungkin adalah harapan dari setiap insan, namun semua itu tak penting jika kita tidak mengimbanginya dengan bekerja keras untuk mencapai kesuksesan di akhirat. karena kesuksesan sesungguhnya adalah kesuksesan di akhirat.
aku ini hanya seorang wanita yang masih belum mengerti tentang kehidupan. aku masih belajar memahami kehidupan yang sesungguhnya dari orang-orang yang menyayangiku dan selalu memberiku support. aku ini seorang wanita yang cuek dan terkadang suka tidak peduli dengan lingkungan bahkan omongan orang sekalipun. dulu sebelum aku beranjak dewasa, aku selalu melihat semua ini dengan penuh kemudahan. aku tidak pernah membuat diriku mengalami kesulitan karena suatu hal. karena aku selalu beranggapan "jalani hidup apa adanya, kalau dikasihnya seperti ini ya bersyukur yang penting aku masih bisa tetap hidup". saat itu aku tak punya pikiran untuk membuat hidupku menjadi berarti yang akan berdampak membuat orang lain bangga padaku. mungkin karena pada saat itu aku terlalu cuek makanya aku tak mempunyai sesuatu yang bisa untuk aku banggakan dan membuat orang lain bangga padaku.
dalam hal pendidikan, bisa dibilang aku murid yang biasa saja. tak mempunyai otak cerdas, tapi bukan berarti otakku tak cerdas. saat aku duduk dibangku sekolah dasar, aku sempat beberapa kali masuk ke-10 besar. saat aku duduk dibangku sekolah menengah pertama, aku sempat mendapatkan peringkat ke-4 secara berturut-turut waktu aku kelas delapan. ya meskipun hanya dua kali tapi itu sudah termasuk sebuah keberuntungan tersendiri untukku. nilai hasil ujian nasional tinggkat sd dan smp pun tak begitu bagus, ya bisa dibilang itu standar. entah apa yang ada dipikiranku. saat aku memasuki sekolah menengah atas aku mulai merubah pandangan dan prinsip hidupku. aku tidak mau lagi menjadi orang cuek yang tidak mempunyai sesuatu yang bisa aku banggakan. semenjak aku sekolah di sekolah menengah atas yang cukup terpandang di salah satu kota kecil banyak cerita ini,aku mulai menonjolkan siapa diriku. aku ingin lebih banyak dikenal di sekolah, aku ingin semua teman baik yang seangkatan, kakak kelas maupun adik kelas mengenalku, bahkan aku juga ingin dikenal oleh guru-guru disekolah. dikenal sebagai anak berprestasi, bukan sebagai anak nakal yang sering membikin onar disekolah. 
langkah demi langkah sudah aku lewati hingga akhirnya aku bisa mewujudkan apa yang aku inginkan, yaitu dikenal oleh orang banyak. aku senang dan aku bangga aku bisa melakukan semua itu. semenjak aku naik ke kelas sebelas program ips aku lebih gencar lagi membuat diriku hidup dikelas dan membuat guru-guruku mengenalku karena prestasiku. sengaja aku mengambil program ips karena memang aku lebih ahli dalam bidang ilmu pengetahuan sosial tersebut. meskipun mamah tak suka dengan keputusanku mengambil program ips ini, namun aku berhasil meluluhkan hati mamahku dengan prestasi yang aku raih di kelas sebelas ini. yaa, aku mendapatkan peringkat satu selama dua semester berturut-turut. aku juga berhasil menjuarai lomba agama hingga mewakilkan sekolahku untuk mengikuti lomba tingkat Jawa Barat di Kota Bandung. walaupun aku tidak berhasil mendapatkan juara tapi setidaknya aku bangga aku bisa menjadi perwakilan sekolah untuk mengikutin lomba se tingkat Jawa Barat. itu aku dapatkan dikelas sebelas. dikelas duabelas aku mendapatkan sesuatu yang lebih fantastic lagi. aku lagi lagi mendapatkan peringkat pertama dikelas, dan juga aku berhasil menduduki peringkat ketiga rank paralel dari semua kelas duabelas ips yang ada di sekolah. alhasil aku mendapatkan penghargaan saat pelepasan siswa-siswi dilaksanakan. aku senang dan aku bersyukur atas semua yang Allah berikan padaku. jujur sampai saat ini aku masih tidak percaya, berawal dari ucapan untuk merubah pandangan dan prinsip, kini menjadi sebuah kenyataan yang bisa membuat orang tuaku bangga padaku. tak pernah terbayangkan sebelumnya, bermimpi seperti inipun aku tak pernah.
dan sekarang saat pengumuman SNMPTN itu keluar, kebahagiaanku tak terbendung lagi. aku LOLOS SNMPTN tahun ini. dan aku keterima disalah satu universitas negeri yang sudah punya nama. lagi lagi dan lagi aku membuat orang tuaku bangga. termasuk papahku. dari awal aku adalah anak harapan satu-satunya papah yang bisa papah andalkan. melihat kakakku gagal memasuki perguruan tinggi negeri harapan satu-satunya papah adalah aku. dan papah ingin aku kuliah di perguruan tinggi negeri dan mengambil jurusan pendidikan agar kedepannya aku bisa menjadi seorang guru dan bergelar pegawai negeri. sekarang semua harapan dan cita-cita papah menjadi kenyataan. doa papah terkabulkan. puji syukur sekali lagi aku ucapkan kepada Allah SWT. aku janji, aku ga akan mengecewakan kedua orang tuaku termasuk papah. aku akan membuat papah lebih bangga lagi dari ini.
ini baru awal. kedepannya pasti bakal banyak badai dan ombak yang akan menerjang untuk ujian mencapai sebuah kesuksesan. semoga suatu saat nanti aku dan kalian yang membaca postingan ini bisa menggapai kesuksesan didunia dan diakhirat. Amin Allahuma Amin Ya Robbal'alamin :)

Untukmu yang Tak Bisa Ku Sentuh...

Ku tulis ini sebagai ungkapan dari keresahanmu saat ini. Aku tahu alasan dibalik sikap dinginmu. Menciptakan jarak, dan mengorbankan rasa...