Sunday, February 19, 2017

Kalo aku tak rindu aku bohong
Tapi sekali lagi aku bisa apa?
Mengembalikan bulan untukmu saja aku tak bisa..
Apalagi jika harus mengulang kembali waktu
Lantas siapa yg harus dipersalahkan atas semua ini? Aku?
Tuhan?
Dia?
Atau mereka?
Orang baru yg telah membuat kita sulit untuk menggapai satu sama lain
Atau keegoisan kita yg masih tinggi?
Atau gengsi kita yg semakin tak terkendali?
Menunggu apa sebenarnya kita selama ini?
Menunggu semua semakin beda?
Hingga terasa semakin asing
Layaknya insan yg bertegur sapa hanya sekali
Atau menunggu satu per satu hilang
Hingga tak bisa untuk kita lihat lagi
Selain hanya doa yg bisa kita panjatkan
Makhluk seperti apa kita ini?
Mengapa kita tak sadar jika kita sedang dipermainkan oleh jarak?
Aku yakin saat ini ia sedang menertawakan kita
Ya aku yakin...
Karena jarak yg memisahkan kita
Dan dia bahagia jika kita benar-benar terpisah
Hey kawan..
Kapan engkau sadar bahwa disini ada orang yg ingin engkau lihat?
Lirik aku!
Meski hanya sekejap
Tapi setidaknya kau masih menganggapku ada
Sungguh itu jauh lebih baik untukku
Namun jika aku boleh pinta,
Kunjungi aku sebentar saja
Aku takkan meminta waktu banyak darimu
Aku hanya ingin engkau ada disini bersamaku
Duduk mengenang indahnya kebersamaan
Yaa kebersamaan yg pernah kita ciptakan dulu
Kebersamaan yg menuai kebahagiaan
Hingga akhirnya kau sadar,
Betapa bahagianya saat kita bersama
Berbagi kasih dan cerita
Antara aku, kau dan mereka
Sungguh indah bukan kala itu?
Kebahagiaan yg sangat sederhana
Namun sulit untuk terlupakan
Sadarkah kau akan itu?
Maaf bukannya aku ingin kembali ke masalalu
Bukan juga aku dibuat baper oleh masalalu
Aku hanya tengah merindukan masa itu
Apakah salah aku merindukan kebersamaan kita?
Mengharapkan agar semuanya kembali seperti dulu
Ah ayolah kawan, apakah kau tak merindukan kami?
Apakah tak ada sedikit rindu itu untuk kami?
Tenanglah..
Aku tak memintamu untuk kembali
Aku hanya ingin kau dapat mengingat semuanya dengan baik
Hingga akhirnya kau sadar,
Bahwa yg tersulit adalah mempertahankan
Dan yg paling mudah adalah meninggalkan
Sadarlah..
Jangan kau rasa aku tak peduli lagi padamu
Jika kau berpikir seperti itu,
Kau salah besar!
Karena yg sesungguhnya terjadi
Aku sedang gencarnya berdoa agar suatu hari nanti kau tersadar
Bahwa disini ada yg tengah menantimu
Berharap kau tau
Namun sekali lagi aku bisa apa?
Semoga Tuhan senantiasa selalu menjaga kita


-Dari seseorang yg merindukan masalalu-

No comments:

Post a Comment

Untukmu yang Tak Bisa Ku Sentuh...

Ku tulis ini sebagai ungkapan dari keresahanmu saat ini. Aku tahu alasan dibalik sikap dinginmu. Menciptakan jarak, dan mengorbankan rasa...