waktu itu sempat saya coba untuk menjauh kembali dari dia. menjauh disini bukan berarti untuk memutuskan tali perasaudaraan saya dengan dia. seperti yg sudah saya bahas sebelumnya, kalo saya melakukan ini karena saya ingin mencoba untuk benar-benar bisa lepas dari bayang bayang dia atau dengan kata kata sekarang ini dikenal dengan sebutan "move on". seperti yg ada didalam cerita saya sebelumnya, dia pernah mengirimkan pesan kepada saya yg isinya berupa permohonan maaf dia jika selama ini dia ada salah dan permohonan maaf jika seminggu kedepan dia tidak bisa membalas sms dari saya dan teman teman dia yg lain. waktu itu saya belum tau alasan dia melakukan itu apa, tapi setelah beberapa hari kemudian saya mengetahui bahwa dia melakukan itu karena kartu dia ketinggalan di rumahnya. jujur alasan itu benar benar tidak masuk akal untuk saya. yaa bukannya mau bersu'udzon atau apa tapi kalo dipikir pake logika memang semua ini ga masuk akal.
singkat cerita....
saat dia mengatakan dia tidak bisa membalas sms selama seminggu kedepan,disitu saya mulai mengambil inisiatif untuk menghindar darinya. usaha ini saya awali dengan tidak menghubungi dia lagi(mumpung dianya juga gabisa balas sms hehe). dari situlah saya bisa seminggu tidak menghubungi dia,sama seperti dia yg sementara waktu tidak bisa membalaas sms. jujur saya sempat kecewa dan takut kalo dia menghilang dari kehidupan saya untuk beberapa waktu yg lama. saya juga takut karena waktu itu mendekati hari peringatan kelahiran saya. karena udah ga kuat lagi untuk menahan rasa kangen saya,akhirnya saya coba untuk menghubungi dia kembali tapi alhasil dia tidak kunjung membalas sms dari saya. disitu saya mulai pesimis bahwa nanti dia pasti tidak akan mengucapkan selamat ulang tahun untuk saya.
hari H....
malam sebelum hari H saya tidur pukul 00.00. saya ingin melihat siapa yg duluan mengucapkan selamat ulangthun untuk saya. saya selalu memandangi layar hp saya berharap ada sms masuk dimana dia pengirim pesan tersebut. tapi yg saya harapkan tak kunjung datang jua. karena jenuh saya membuka akun twitter dan facebook saya. ternyata di akun saya ka "feggy dwi permata kartini" sudah lebih dulu mengirim serta mendoakan saya. disusul dengan beberapa orang lainnya. akhirnya karena rasa kecewa saya, saya memutuskan untuk tidur. pagi hari ketika saya membuka mata saya, saya langsung melihat dan membuka hp saya. dan senang bukan main, saya mendapati sms dari dia!!!!!! yaa diaaa!!! dia yg tadinya saya pikir tidak akan mengucapkan dan tidak ingat dengan hari itu ternyata saya salah. saya benar benar senang mendapat pesan dari dia. isi pesan tersebut: "semoga dari hari ini... hari kelahiran kamu, kamu diberi kesehatan yang terbaik, dimurahkan rizky halal dari-Nya dan yg terpenting kamu jangan senang loh karna jatah umur kamu berkurang tapi bukan berarti gabisa senyum dan ceria dong? maka dari itu 1 pesan saya, manfaatkan sisa umur kamu dengan sebaik mungkin,inget loh sebaik baiknya. oiya jangan lupa juga terus bersyukur yaa.. 19 november 17th NR:)" begitulah pesan yg dia kirim untuk saya.
dan karena hal itulah saya dengan dia menjadi dekat kembali seperti sedia kala. jujur saya senang tapi dilain hati saya gagal karena saya gagal lagi untuk bisa movee on dari dia. sulit memang memisahkan antara hal terpenting dengan hal yg membuat kita bahagia. iyaapp.. yg penting itu gimana caranya saya bisa move on dari dia, karena sudah hampir setahun lebih saya putus dengan dia tapi belum juga bisa move on. dan hal yg membahagiakan, ketika saya bisa kembali dekat dengan dia. benar benar sulit untuk memilih atau memutuskan kedua hal tersebut, karena semua itu masih sulit untuk hati saya menentukan. iya... sulit menentukan untuk terus melangkah tanpa melihat masa lalu atau menentukan untuk menjadi orang bodoh yg terus terusan tidak bisa lepas dengan masa lalunya -_-
*bersambung*
No comments:
Post a Comment