kehidupan itu seperti sebuah sinetron
didalamnya penuh dengan kepalsuan
ada paksaan kita harus menang
ada paksaan kita harus tertawa
dan ada paksaan juga kita harus marah..
kehidupan itu seperti panggung sandiwara
dimana isinya sandiwara kita semua
tak sesuai dengan hati
tak sejalan dengan pikiran
dan tak sependapat dengan langkah
kemunafikan merupakan judulnya
kebohongan merupakan alurnya
dan kejujuran merupakan amanatnya
kita tak pernah tau apa dan bagaimana hati seseorang
kita tak pernah bisa menebak apa yang ada dipikirannya
karena semua itu tidak selalu sama..
tidak selalu sama dengan apa yang kita lihat
tidak selalu sama dengan apa yang kita dengar
dan tidak selalu sama dengan apa yang kita rasakan
-NR-
Wednesday, August 21, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Untukmu yang Tak Bisa Ku Sentuh...
Ku tulis ini sebagai ungkapan dari keresahanmu saat ini. Aku tahu alasan dibalik sikap dinginmu. Menciptakan jarak, dan mengorbankan rasa...
-
bertahan itu bukan suatu kewajiban bertahan itu bukan suatu hal yang mudah bertahan itu bukan suatu hambatan melainkan suatu tantangan se...
-
Untukmu yang pernah singgah.. Terimakasih pernah menjadi bagian dalam hidupku Meski hanya sekejap Kehadiranmu mampu membuatku lupa a...
-
Kalo aku tak rindu aku bohong Tapi sekali lagi aku bisa apa? Mengembalikan bulan untukmu saja aku tak bisa.. Apalagi jika harus mengulan...
No comments:
Post a Comment