sudah dua tahun aku putus dengannya. aku sempat berpacaran dengan beberapa pria setelah dia, tapi itu semua tidak berlangsung lama. entah karena memang akunya yang tidak pernah menyayangi mereka atau memang Allah memberikan petunjuk kepada ku kalau mereka bukan yang terbaik untuk ku. dilain itu, mungkin karena memang aku masih menyayangi sosok masa lalu ku di smp. dia yang sangat berbeda dengan pria-pria diluar sana. dimataku dia sosok yang dewasa,bijak,tegas,penyayang. dia juga pria yang soleh,taat beribadah dan tidak pernah berkata kasar seperti yang sering diucapkan oleh sebagian besar pemuda jaman sekarang. dia juga pria yang bisa dibilang berkepala batu. kalau dia udah berprinsip dan berkeinginan sangat sulit untuk dirubah. itu yang aku suka dari dia. ya meskipun terkadang,aku suka merasa kesal sendiri dengan sikap dia yang berkepala batu itu. jika flashback. pernah suatu hari saat hati dimana terdapat jam pelajaran olahraga didalamnya,keadaan dia kurang baik. atau bisa dibilang dia sedang kurang enak badan atau sakit. aku melarangnya untuk tidak mengikuti olahraga hari ini dan menyuruhnya untuk beristirahat saja. awalnya dia sempat nurut denganku. tapi pada akhirnya dia nakal dan memutuskan untuk berolahraga. alasannya simple karena menurut dia sehari tidak berolahraga itu badan pada sakit semua. kedengaran yang aneh namun agak sedikit masuk akal.
lepas dari cerita itu.... aku dengan dia bersahabat cukup baik. meski kami bukan lagi sepasang kekasih tapi bukan berarti kami tidak bisa berhubungan dengan baik. yaa setidaknya jika kami sahabatan tidak ada kata "MANTAN" lagi untuk kami berdua. mantan pacar memang ada tapi tidak pernah ada kata mantan sahabat. itu dalam kamus kehidupanku. aku dengan ketiga sahabat ku yang lain memang sudah mengetahui kalau aku masih menyayanginya. bahkan tak jarang juga dari mereka suka membully kami berdua. menyebalkan memang tapi aku dengannya menganggap bahwa itu hanyaah sebuah candaan belaka saja.
kami berdua jarang bertemu. sekalinya bertemu kami hanya bermain bersama dengan ketiga orang sahabatku yang lain. kami tidak pernah lagi jalan berdua seperti waktu kami masih menjadi sepasang kekasih. aku memang tidak pernah mengajak dia bertemu berdua denganku. bukan karena aku bingung mau ngapain dan mau main kemana kalau kita berdua bertemu, tapi juga karena aku yang masih canggung saat bertemu dengannya. jangankan berdua,saat kami bermain bersama aja aku masih sangat canggung. jangankan banyak bicara, seperti watak ku sebenarnya, untuk hanya sekedar ketawa atau berbicara dengannya aja aku masih canggung dan malu-malu. bisa dibilang aku masih tidak berani untuk berbicara dengannya setelah kejadian itu merenggut hubungan kami. hmm menurut ku sikapku itu wajar karena memang aku masih menyimpan rasa padanya. ya tau sendirilah.. naamanya juga cewe, kalau ada rasa sama lawan jenisnya pasti dia malu bahkan canggung. untuk berbicara saja malu apalagi untuk bertemu berdua dengannya. benar-benar jaga sikap kalau ga mau dibilang salting(salah tingkah:sebutan remaja jaman sekarang)
satu tahun kami putus. kami memang sering bermain. ya ngga sering-sering banget sih. saat itu aku masih canggung. kalau orang yang memperhaikan aku mungkin dia bisa tau kalau waktu bertemu dengannya sikap aku sangat canggung dan terkesan malu-malu dengannya. iyaa aku akui memang waktu itu aku sangat canggung saat bertemu dengannya. aku nampak sangat pendiem dam sok jaim. berbeda dengan watak asliku. yang kata orang-orang sihh aku itu orangnya, pertama ga mau diem, kedua bawel dan ketiga tukang jail. ketiga watak ku itu yang tidak pernah aku temukan saat bertemu dengannya. iyaa seperti yang sudah ku katakan diatas. PENDIAM dan SOK JAIM.
dan sekarang hampir dua tahun hubunganku dengannya beakhir. awal pertama kali kami bertemu di tahun dua ribu empat belas ini adalah waktu ulangtahun sahabatku. disitu kami bertemu kembali,setelah hampir kurang lebih tiga bulan aku tidak bertemu dengannya. bertemu kembali dengannya membuatku merasakan hal yang tidak wajar. entah apa yang aku rasakan saat itu. aku juga ngga ngerti. bertemu kembali dengannya rasa canggung ku tiba-tiba hilang begitu saja. iyaa hilang... hilang entah dibawa angin atau dibawa makhluk astral*lohh -_-
waktu itu entah kenapa aku menunjukan watak ku yang sebenarnya. bawel,ga mau diem dan tukang jail,bahkan satu lagi aku tunjukan sifat aku yang baru. bloon. sekali lagi kata teman-teman ku itu aku itu bloon. kalau diajak ngobrol kadang ngga nyambung. bukan ngga nyambung aja tapi juga ngga begitu mendengarkan dan memerhatikan orang berbicara, maka tak jarang aku sering bertanya atau malah meminta orang lain untuk mengulang dan menjelaskan apa maksud dari omongan mereka itu. itu sikap ku yang berani aku tunjukan dihadapan dia. sebenarnya bukan berani sih tapi emang itu keluar begitu aja. ngga aku rencanakan bahkan aku duga sebelumnya.
aneh. menurutku itu sangat aneh. sikap yang ngga biasa aku keluarkan saat bertemu dengan dia. sikap yang biasanya aku canggung dan malu-malu dengannya kini menjelma menjadi sikapku yang sebenarnya. yang tidak aku mengerti dari perubahanku itu, apa aku sudah tak menyayanginya lagi? apa perasaanku padanya sudah hilang? tapi apa iya itu semua sudah hilang begitu saja? apa itu semua benar-benar sudah hilang. entahlah aku tidak mengeri akan semua ini. bukannya aku tidak bersyukur kalau aku memang sudah bangkit darinya. tapi karena memang aku tidak yakin kalau aku sudah benar-benar bangkit darinya. mungkin memang aku sudah terlalu lelah untuk menunggu keajaiban itu terjadi. keajaiban dimana dia menyayangiku kembali. makannya sekarang perasaanku untuknya memudar dengan sendirinya. tapi sekali lagi aku masih tidak tau apa aku memang benar sudah bangkit darinya atau aku masih menyimpan rasa padanya. entahlah waulahu'alam =))
-NR-
lepas dari cerita itu.... aku dengan dia bersahabat cukup baik. meski kami bukan lagi sepasang kekasih tapi bukan berarti kami tidak bisa berhubungan dengan baik. yaa setidaknya jika kami sahabatan tidak ada kata "MANTAN" lagi untuk kami berdua. mantan pacar memang ada tapi tidak pernah ada kata mantan sahabat. itu dalam kamus kehidupanku. aku dengan ketiga sahabat ku yang lain memang sudah mengetahui kalau aku masih menyayanginya. bahkan tak jarang juga dari mereka suka membully kami berdua. menyebalkan memang tapi aku dengannya menganggap bahwa itu hanyaah sebuah candaan belaka saja.
kami berdua jarang bertemu. sekalinya bertemu kami hanya bermain bersama dengan ketiga orang sahabatku yang lain. kami tidak pernah lagi jalan berdua seperti waktu kami masih menjadi sepasang kekasih. aku memang tidak pernah mengajak dia bertemu berdua denganku. bukan karena aku bingung mau ngapain dan mau main kemana kalau kita berdua bertemu, tapi juga karena aku yang masih canggung saat bertemu dengannya. jangankan berdua,saat kami bermain bersama aja aku masih sangat canggung. jangankan banyak bicara, seperti watak ku sebenarnya, untuk hanya sekedar ketawa atau berbicara dengannya aja aku masih canggung dan malu-malu. bisa dibilang aku masih tidak berani untuk berbicara dengannya setelah kejadian itu merenggut hubungan kami. hmm menurut ku sikapku itu wajar karena memang aku masih menyimpan rasa padanya. ya tau sendirilah.. naamanya juga cewe, kalau ada rasa sama lawan jenisnya pasti dia malu bahkan canggung. untuk berbicara saja malu apalagi untuk bertemu berdua dengannya. benar-benar jaga sikap kalau ga mau dibilang salting(salah tingkah:sebutan remaja jaman sekarang)
satu tahun kami putus. kami memang sering bermain. ya ngga sering-sering banget sih. saat itu aku masih canggung. kalau orang yang memperhaikan aku mungkin dia bisa tau kalau waktu bertemu dengannya sikap aku sangat canggung dan terkesan malu-malu dengannya. iyaa aku akui memang waktu itu aku sangat canggung saat bertemu dengannya. aku nampak sangat pendiem dam sok jaim. berbeda dengan watak asliku. yang kata orang-orang sihh aku itu orangnya, pertama ga mau diem, kedua bawel dan ketiga tukang jail. ketiga watak ku itu yang tidak pernah aku temukan saat bertemu dengannya. iyaa seperti yang sudah ku katakan diatas. PENDIAM dan SOK JAIM.
dan sekarang hampir dua tahun hubunganku dengannya beakhir. awal pertama kali kami bertemu di tahun dua ribu empat belas ini adalah waktu ulangtahun sahabatku. disitu kami bertemu kembali,setelah hampir kurang lebih tiga bulan aku tidak bertemu dengannya. bertemu kembali dengannya membuatku merasakan hal yang tidak wajar. entah apa yang aku rasakan saat itu. aku juga ngga ngerti. bertemu kembali dengannya rasa canggung ku tiba-tiba hilang begitu saja. iyaa hilang... hilang entah dibawa angin atau dibawa makhluk astral*lohh -_-
waktu itu entah kenapa aku menunjukan watak ku yang sebenarnya. bawel,ga mau diem dan tukang jail,bahkan satu lagi aku tunjukan sifat aku yang baru. bloon. sekali lagi kata teman-teman ku itu aku itu bloon. kalau diajak ngobrol kadang ngga nyambung. bukan ngga nyambung aja tapi juga ngga begitu mendengarkan dan memerhatikan orang berbicara, maka tak jarang aku sering bertanya atau malah meminta orang lain untuk mengulang dan menjelaskan apa maksud dari omongan mereka itu. itu sikap ku yang berani aku tunjukan dihadapan dia. sebenarnya bukan berani sih tapi emang itu keluar begitu aja. ngga aku rencanakan bahkan aku duga sebelumnya.
aneh. menurutku itu sangat aneh. sikap yang ngga biasa aku keluarkan saat bertemu dengan dia. sikap yang biasanya aku canggung dan malu-malu dengannya kini menjelma menjadi sikapku yang sebenarnya. yang tidak aku mengerti dari perubahanku itu, apa aku sudah tak menyayanginya lagi? apa perasaanku padanya sudah hilang? tapi apa iya itu semua sudah hilang begitu saja? apa itu semua benar-benar sudah hilang. entahlah aku tidak mengeri akan semua ini. bukannya aku tidak bersyukur kalau aku memang sudah bangkit darinya. tapi karena memang aku tidak yakin kalau aku sudah benar-benar bangkit darinya. mungkin memang aku sudah terlalu lelah untuk menunggu keajaiban itu terjadi. keajaiban dimana dia menyayangiku kembali. makannya sekarang perasaanku untuknya memudar dengan sendirinya. tapi sekali lagi aku masih tidak tau apa aku memang benar sudah bangkit darinya atau aku masih menyimpan rasa padanya. entahlah waulahu'alam =))
-NR-
No comments:
Post a Comment