tak terasa sudah dua tahun aku tanpamu. hari-hariku masih sama. Alhamdulillah aku masih diberi kesempatan untuk bisa menghirup udara segar di bumi nan indah ini. dan karena nikmat-Nya lah aku bisa menulis rangkain kata demi kata untuk bisa membuat suatu cerita tentangmu. dan mungkin tentang kehidupan di masa lalu.
sejak hari kamis, sembilanbelas april duaribu sepuluh itu. aku dan kamu sudah tidak bisa lagi menjadi kita. kesalahanku lah yang menyebabkan semua itu terjadi. perpisahan yang sebenarnya tak ingin aku harapkan. perpisahan yang sebelumnya tak sempat aku mimpikan. aku tak pernah ingin mengingat itu kembali. aku tak pernah mau ingatan itu selalu ada di otak ku. mungkin aku wanita satu-satunya yang terbodoh yang ada di dunia ini. aku masih terus mengingat sosok didalam masa laluku. aku masih belum bisa lupa akan kenangan yang dulunya pernah mengisi kehidupanku dengan segudang warna dan rasa.
semenjak kamu mulai mengisi warna dan rasa di kehidupan ku semenjak itulah aku takut kehilanganmu. perasaan yang datang dengan sendirinya tanpa pernah aku berniat untuk mengundangnya. kamu sosok yang dulu pernah memberikan kejutan-kejutan yang tak pernah aku duga sebelumnya. entah itu kejutan yang membuat aku bahagia atau kejutan yang justru membuat aku menangis. kamu sosok yang dulu selalu bisa membuat aku tertawa. bahkan aku tak pernah mengenal airmata lagi saat kamu mulai masuk didalam kehidupanku. saat kamu mulai masuk mengisi kekosongan hati ini. tapi saat ini entah kenapa kamu malah menjadi sosok yang tak pernah aku inginkan kehadirannya. sosok yang asing untuk ku meski ku tau kau adalah masa laluku. aku tak pernah mengerti akan hal ini. sosokmu yang dulu dengan yang sekarang sangatlah berbeda. aku tau hidup itu mempunyai siklus tersendiri. aku paham bahkan aku mengerti akan perubahan kamu ini.
saat ini kamu menjelma menjadi sosok yang menyeramkan yang sangat aku takuti kehadirannya. karena sekarang kehadiran kamu selalu membuat hati ini tak pernah bisa untuk bertindak tegas. sikap kamu terkadang membuat hati ini luntur. tapi tak jarang juga sikap kamu membuat airmata ini luntur. tak jarang kamu bersikap manis dan terlalu sering pula kamu bersikap yang membuat hati ini sakit. terlebih saat kamu dekat dengan wanita lain. aku tau itu memang kamu. kebiasaan kamu yang selalu dekat dengan banyak wanita. dan karena kebiasaan mu pulalah aku bisa cemburu tak pandang orang.
bukan salahmu ingin dekat dengan wanita lain. bukan salahku juga jika aku masih menyimpan sedikit rasa cemburu. dan bukan salahnya pula jika perasaan cemburu ini hadir.
bukan satu dua hari aku kenal kamu. bukan juga satu dua minggu aku dekat denganmu. dan bukan sekali dua kali pula kita terpisah. maka jangan heran jika kehidupanmu yang dulu masih ku hapal, sikapmu yang dulu masih ku ingat. walau tanpa ku sadari semua itu bisa berubah dengan seiring berjalannya waktu.
aku sangat ingat akan kebersamaan kita dulu. saat kita bercerita satu sama lain. saat kita pergi ke sekolah bersama. saat kita tertawa bersama. bahkan hal-hal yang menyebabkan kita sering bertengkarpun aku masih ingat. dan yang masih aku ingat adalah saat aku memberikan hadiah sebuah baju di hari ulangtahun mu. saat itu kau berkata "bajunya aku simpan saja yaa di lemari. sayang kalo dipake". dalam hati aku tertawa namun aku juga kecewa. tapi aku hanya bisa meng"iya" kannya sambil menebar senyuman. tak terasa sudah satu tahun kita tak melewati hari jadi kelahiran kita. aku dan kamu sudah berbeda. kita mempunyai kehidupan masing-masing. jalan kita pun sudah tak selangkah lagi. terkadang aku sangat ingin kita habiskan waktu berdua di hari ulang tahun kita sambil mengenang masa-masa saat kita bersama dulu. tapi aku tau semua itu hanyalah mimpi yang takan mungkin bisa terjadi.
dua tahun kita berpisah, kini tak terasa umur mu bertambah. berarti hari ini tepat dua tahun kita tak melewati hari jadi kelahiran kita. aku hanya mengenang, aku bukan mempermasalahkan. karena untuk ku masih bisa melihat dan tau kabarmu saja aku sudah cukup merasa bahagia. meski terkadang aku harus mencari tau kabarmu lewat orang lain.
umurmu sekarang bukan lagi umur anak kecil yang minta dirayakan ulang tahunnya. aku tau kamu selalu ingin yang sederhana. bahkan untukmu cukup hanya mengucap syukur Alhamdulillah saja sudah lebih dari cukup.
apa yang kau harapkan di hari peringatan kelahiranmu ini? apa yang kau pinta pada Allah? itu semua rahasiamu. dan aku tau cukup engkau dan Allah saja yang tau semuanya. jika aku yang diperbolehkan meminta kepada Allah untukmu. aku ingin meminta semoga engkau selalu diberikan kenikmatan yang tak terhingga, termasuk nikmat sehat didalamnya. agar aku bisa terus bersama kamu walau dalam jarak yang cukup jauh. dan terhalang oleh komunikasi yang tak cukup lancar. jika aku masih diperbolehkan untuk meminta lagi, maka aku akan meminta supaya Allah jagakan kamu untuk ku. dalam doa dan harapanku setiap hari. aku selalu meminta kepada Allah agar Allah menjaga kamu selalu,dimanapun kamu berada. karena aku tak ingin ada sesuatu yang tidak aku harapkan terjadi padamu. kamu masih menjadi salah satu sumber kebahagiaanku, maka itu aku tak ingin kamu benar-benar pergi dari kehidupanku.
ied milad untukmu cinta pertama. tetaplah jadi sosok yang terbaik dari hari kemarin. yang tak pernah lelah belajar dari kesalahan. selalu ingat akan Allah dan Rosulnya. dan semoga semakin soleh,semakin berbakti lagi kepada kedua orangtua,agama, nusa dan bangsa. dan yang pasti semoga makin berguna untuk semuanya. satu pesanku untukmu. jangan pernah lupa bahwa semakin hari jatah umur kita semakin berkurang. maka bersyukurlah sebanyak-banyaknya atas nikmat yang sudah Allah kasih untukmu. jangan kamu lengah akan semua godaan yang ada di dunia fana ini. tingkatkan keimananmu agar kamu bisa jadi anak yang sukses dijalan dan diridhoi Allah SWT.
aku memang tak pernah bisa memberikan yang lebih untuk kamu di hari jadi kamu. tapi aku tak pernah lupa untuk mendoakan yang terbaik untukmu disana :)
-NR-
bukan satu dua hari aku kenal kamu. bukan juga satu dua minggu aku dekat denganmu. dan bukan sekali dua kali pula kita terpisah. maka jangan heran jika kehidupanmu yang dulu masih ku hapal, sikapmu yang dulu masih ku ingat. walau tanpa ku sadari semua itu bisa berubah dengan seiring berjalannya waktu.
aku sangat ingat akan kebersamaan kita dulu. saat kita bercerita satu sama lain. saat kita pergi ke sekolah bersama. saat kita tertawa bersama. bahkan hal-hal yang menyebabkan kita sering bertengkarpun aku masih ingat. dan yang masih aku ingat adalah saat aku memberikan hadiah sebuah baju di hari ulangtahun mu. saat itu kau berkata "bajunya aku simpan saja yaa di lemari. sayang kalo dipake". dalam hati aku tertawa namun aku juga kecewa. tapi aku hanya bisa meng"iya" kannya sambil menebar senyuman. tak terasa sudah satu tahun kita tak melewati hari jadi kelahiran kita. aku dan kamu sudah berbeda. kita mempunyai kehidupan masing-masing. jalan kita pun sudah tak selangkah lagi. terkadang aku sangat ingin kita habiskan waktu berdua di hari ulang tahun kita sambil mengenang masa-masa saat kita bersama dulu. tapi aku tau semua itu hanyalah mimpi yang takan mungkin bisa terjadi.
dua tahun kita berpisah, kini tak terasa umur mu bertambah. berarti hari ini tepat dua tahun kita tak melewati hari jadi kelahiran kita. aku hanya mengenang, aku bukan mempermasalahkan. karena untuk ku masih bisa melihat dan tau kabarmu saja aku sudah cukup merasa bahagia. meski terkadang aku harus mencari tau kabarmu lewat orang lain.
umurmu sekarang bukan lagi umur anak kecil yang minta dirayakan ulang tahunnya. aku tau kamu selalu ingin yang sederhana. bahkan untukmu cukup hanya mengucap syukur Alhamdulillah saja sudah lebih dari cukup.
apa yang kau harapkan di hari peringatan kelahiranmu ini? apa yang kau pinta pada Allah? itu semua rahasiamu. dan aku tau cukup engkau dan Allah saja yang tau semuanya. jika aku yang diperbolehkan meminta kepada Allah untukmu. aku ingin meminta semoga engkau selalu diberikan kenikmatan yang tak terhingga, termasuk nikmat sehat didalamnya. agar aku bisa terus bersama kamu walau dalam jarak yang cukup jauh. dan terhalang oleh komunikasi yang tak cukup lancar. jika aku masih diperbolehkan untuk meminta lagi, maka aku akan meminta supaya Allah jagakan kamu untuk ku. dalam doa dan harapanku setiap hari. aku selalu meminta kepada Allah agar Allah menjaga kamu selalu,dimanapun kamu berada. karena aku tak ingin ada sesuatu yang tidak aku harapkan terjadi padamu. kamu masih menjadi salah satu sumber kebahagiaanku, maka itu aku tak ingin kamu benar-benar pergi dari kehidupanku.
ied milad untukmu cinta pertama. tetaplah jadi sosok yang terbaik dari hari kemarin. yang tak pernah lelah belajar dari kesalahan. selalu ingat akan Allah dan Rosulnya. dan semoga semakin soleh,semakin berbakti lagi kepada kedua orangtua,agama, nusa dan bangsa. dan yang pasti semoga makin berguna untuk semuanya. satu pesanku untukmu. jangan pernah lupa bahwa semakin hari jatah umur kita semakin berkurang. maka bersyukurlah sebanyak-banyaknya atas nikmat yang sudah Allah kasih untukmu. jangan kamu lengah akan semua godaan yang ada di dunia fana ini. tingkatkan keimananmu agar kamu bisa jadi anak yang sukses dijalan dan diridhoi Allah SWT.
aku memang tak pernah bisa memberikan yang lebih untuk kamu di hari jadi kamu. tapi aku tak pernah lupa untuk mendoakan yang terbaik untukmu disana :)
-NR-
No comments:
Post a Comment