Wednesday, August 5, 2015

ya kini aku tau...

dulu hati ini selalu gundah,
resah memikirkan apa yg tak seharusnya aku pikirkan.
galau merana,mungkin itu kata yg cocok untuk menggambarkan suasana hatiku saat itu.
bahasa kini yg sering dipakai oleh remaja.
masa yg selalu membuatku tak ingin melakukan hal apapun.
semenjak aku kehilangannya...
ya semenjak saat itu aku merasa jika hariku sudah gelap.
tak ada matahari yg menyinari disaat pagi.
dan tak ada bintang yg menerangi dikala malam.
semangat jiwa yg menggebu untuk beraktifitas.
telah hilang entah kemana.
yg aku tau hanya satu,aku kehilangannya.
waktu yg terus berlalu perlahan mengajarkan aku.
aku harus ikhlas. karena yg datang pasti akan pergi.
aku harus kuat.
saat kepergian menghampiriku.
aku harus melupakan. karena memang itu yg terbaik.
dan aku harus melangkah.
karena hidup akan terus berjalan, ada atau tanpa dia.
waktu juga yg mengajarkan aku.
mengajarkan aku arti dr ketulusan.
saat hati ini tak berharap terbalaskan.
mengajarkan dr arti kesabaran.
saat rasa rindu ini hanya bisa aku pendam.
ya, semua karena waktu.
waktu yg telah membuatku menyayanginya,
yg mampu membuatku menghilangkan rasa ini,
yg mampu membuatku tak memikirkannya lagi,
dan yg mampu membuatku menyayanginya kembali.
bukan hanya sekali saja waktu membuatku mengulangi semuanya.
mengulang untuk menghilangkan,tak memikirkannya bahkan menyayanginya kembali.
entah sudah berapa kali aku berada di fase ini.
yg aku tau kini aku kembali menyayanginya.
cinta yg entah memang masih tertinggal untuknya.
atau cinta ini memang datang kembali.
aku pernah berbicara namun pd akhirnya aku hanya dapat menelan kekecewaan.
aku tak tau sudah berapa kali aku kecewa,
mungkin sudah terlalu banyak menumpuk dihati hingga aku tak mampu menghitungnya.
tak dihargai atau memang dihargai aku tak bisa merasakaanya.
karena mata hatiku sudah ditutupi dengan rasa kecewa.
kini aku merasakannya kembali.
rasa yg hadir untuk dia.
namun aku tak ingin bicara.
mengingat pengalaman yg menyakitkan, aku memilih diam.
aku sering bertanya, sampai kapan aku harus menghilangkan lalu mengingatnya kembali?
sampai kapan cinta ini datang dan pergi sesuka hati?
dan sampai kapan aku harus berhenti bertanya dengan semua pertanyaan yg mengganggu pikiranku?
aku bersandar dalam sujudku.
mengadu pada sang pemilik hati ini.
bertanya apa yg sebenarnya terjadi. mengapa hati ini tak menentu, kadang hilang kadang hadir.
dan kini aku tau jawabnya... jawaban sederhana yg membuatku cukup akurat.
"hanya sang pemilik hati yg sesungguhnyalah yg maha pintar memutar balikan hati manusia"
sederhana bukan? yaa ini sangat sederhana dari apa yg aku pikirkan.
kini aku tau.
Dia lah yg selama ini membuat rasaku datang dan pergi.
bak angin yg selalu bisa datang dan pergi
tak pernah kita tau kapan kedatanganya dan kapan kepergiannya.
Dia lah yg selalu memutar balikan hatiku.
Dia pemilik hatiku sungguh hebat. meski memang aku tak pernah tau apa tujuannya.
ada hikmah apa dibalik semua ini.
namun aku percaya
Dia selalu memberikan yg terbaik untukku.
yg aku butuhkan, bukan aku inginkan.
dan aku percaya kepada pemilik hatiku.
jodoh tidak akan kemana.
dan tulang rusukku tidak akan salah tempat.
kini aku tau apa yg harus aku lakukan.
saat mulut ini berbicara dan membuat hati ini sakit.
aku tak ingin mengulanginya kembali.
sekarang aku memilih dalam diamku.
biarkan semua indah pada waktunya,
seperti yg sudah pemilik hatiku janjikan.
dan biarkan diamku ini menyakiti hatiku,
karena ini jauh lebih baik ketimbang aku berbicara.
jika memang rasa yg aku sembunyikan ini berbuah manis
seperti kisah cinta sayyidina ali dan fatimah ra, aku bersyukur berarti dia adalah jodohku.
namun jika tidak, aku pun bersyukur...
karena Dia telah membuatku sadar bahwa ia bukan yg terbaik untukku. "ya kini aku tau...."

Wednesday, July 15, 2015

Dibalik Nama Terindah Mu

Ya Allah...
Diri ini terlalu banyak dilumpuri oleh dosa
Kesalahan demi kesalahan
Masih aku perbuat
Segala bentuk kekhilafan
Masih aku kerjakan

Ya Ghaffaar...
Pada Mu aku bersandar
Memohon ampunan Mu
Atas segala dosa
Dan segala kekhilafan
Yang masih aku lakukan

Ya Rahim...
Bantulah diri ini menjadi manusia yang lebih baik lagi
Ajarkan aku untuk melakukan taubatan nasuha
Biarkan aku berhijrah
Jagalah komitmenku
Dan bantulah aku untuk tetap istiqomah
Atas izin-Mu
Aku yakin Engkau Yang Maha Penyayang

Ya Salim...
Dalam sujudku bersimpuh
Dalam doaku terhanyut
Tak ada tempat sandaran yang terbaik
Selain sajadah-Mu
Tak ada tempat mengadu yang terbaik
Selain pada-Mu
Aku tak ingin menjadi manusia sombong
Karena tak pernah meminta pada-Mu
Namun aku tak pantas untuk menuntut dari-Mu
Meminta segala kebaikan
Sementara diri ini masih jauh dari kata baik
Aku hanya berharap
Dan harapan terbaikku aku serahkan pada-Mu
Karena aku percaya Engkau tak akan mengecewakanku
Engkau adalah dzat yang Maha Mendengar
Dan sebaik-baiknya pendengar adalah diri-Mu
Aku tak berharap banyak pada-Mu
Aku hanya ingin
Teruslah mendengar keluh kesahku
Jangan Engkau murka padaku
Atas diri ini yang masih jauh dari kata baik
Masalah kau kabulkan permintaanku atau tidak
Itu terserah pada-Mu
Engkau masih ingin mendengarkan keluh kesahku
Sudah lebih dari cukup bagiku

Ya Rabb...
Izinkan aku bangkit
Dari segala hal yang membuat diri ini jatuh
Izinkan aku meninggalkan
Dari apa yang sudah seharusnya aku tinggalkan
Izinkan aku untuk belajar
Belajar memahami dari apa yang belum aku pahami
Belajar sabar dari apa yang sudah terjadi
Belajar menerima dari hal yang bertolak belakang dengan hatiku
Dan belajar dari masalalu agar aku menjadi lebih baik
Jangan izinkan aku untuk meratapinya
Untuk menangisinya
Dan untuk menyesalinya
Karena aku tau
Bukan itu sebenarnya tujuan dari masalalu

Ya Allah....
Lindungilah diri ini dari marabahaya
Agar diri ini tetap selalu mengingatmu
Lindungilah diri ini dari bisikan-bisikan syetan
Agar diri ini tetap berada di jalan-Mu
Jagalah aku dalam istiqomahku
Biarkan aku berhijrah
Bantulah aku untuk melangkah
Jangan biarkan aku mundur
Berbalik arah kedunia kelam
Dan jangan biarkan aku mundur
Untuk menyerah karena keadaan

Dalam doaku terhanyut
Semoga Engkau mengabulkannya
Terimakasih atas segala nikmat-Mu
Karena tanpa nikmat yang Engkau beri aku takan seperti ini


-NR-

biarkan aku pergi

aku sudah cukup lama berdiam diri disini. seolah ada yg aku tunggu dengan pasti. hingga akhirnya aku tersadar dalam mimpi panjangku. bahwa ini adalah duniaku,ini adalah kenyataan yang ada. aku hanya menyayangimu tanpa berharap lebih padamu. aku hanya menyayangimu tanpa harus aku tau perasaanmu sebenarnya. maafkan jika hati ini masih mengira kau menyayangiku. namun sungguh, aku tak pernah berharap lebih lagi padamu. aku lelah dengan semua ini. aku seperti manusia bodoh yang sedang menunggu air laut menjadi manis. ketidakpastian ini yang membuatku nampak seperti orang bodoh. bodoh dan bodoh. semua tidak jelas. dan harusnya aku sadari itu sejak awal. tak perlu susah payah memikirkan jalan apa yang harus aku tempuh. menyayangimu sangat menyakitkan. bertahan dengan rasa yang bertahun-tahun bersemayam dihati,bukan perkara yang mudah. terlebih melihat sikapmu yang penuh dengan tanda tanya. hal itu yang membuat aku semakin sakit untuk menyayangimu. aku tak pernah merasakan sesakit ini menyayangi seseorang. hanya denganmu aku bisa merasakan ini. dari awal aku tak pernah berharap lebih padamu. karena aku tau, berharap padamu hanya menambah sakit ini.

jika kamu bertanya "mengapa kau menyayangiku?" 
aku akan menjawab dengan mudah "karena cinta tak butuh alasan" 
jika kamu bertanya "mengapa aku masih bertahan menyayangimu?" 
maka aku akan menjawab "karena hati ini masih ingin bertahan, kecuali jika ia meminta pergi maka aku akan pergi" 
jika kamu bertanya "mengapa kau memilihku?" 
aku akan menjawab "karena cinta tak mengenal orang" 
jika kau bertanya "apa lebihnya aku sampai kau sangat menyayangiku?" 
maka aku akan menjawab "jika kamu tak mempunyai kelebihan maka aku tak akan mungkin bisa menyayangimu. dan aku menyayangimu bukan karena kelebihanmu, namun juga karena kekuranganmu" 
jika kau bertanya "mengapa tak kau coba untuk move on?" 
aku akan menjawab "aku sudah beberapa kali berhasil move on darimu, namun saat aku berhasil kau datang kembali membuat rasa ini hadir kembali. dan pada akhirnya hati ini memilihmu kembali." 
jika kau bertanya "apa aku tak sakit dan tak ingin meninggalkan keadaan ini?" 
aku akan menjawab "sakit! aku sakit! namun aku selalu coba untuk bertahan, karena hati ini masih belum lelah untuk bertahan dikeadaan seperti ini  jika dari awal aku bisa bangkit dari keadaan ini,maka sudah aku lakukan" 
jika kamu bertanya "apa yang aku harapkan darimu?" 
sederhana saja "aku tidak pernah berharap lebih padamu. karena aku tak pantas untuk menaruh harapku padamu." 

kini.. aku lelah dan tak ingin lagi melanjutkan kekonyolan ini. 

biarkan aku pergi, tak perlu khawatir denganku. karena aku akan baik-baik saja tanpamu. 
biarkan aku pergi, jangan kau menahanku untuk tetap bersahabat denganmu. 
biarkan aku pergi, jangan lagi kau datang kembali kedalam hidupku. karena aku tak ingin membuat hati ini sakit kembali. 
biarkan aku pergi, biarkan aku menemukan kehidupan baruku tanpa bayang-bayang darimu. 
biarkan aku pergi, karena aku ingin merasakan bahagia. 
biarkan aku pergi, karena sudah terlalu lama aku bertahan dengan keadaan ini. 
biarkan aku pergi, karena hati ini sudah terlalu lelah. 
biarkan aku pergi, jika saatnya nanti aku kembali lagi maka cinta akan tau kemana dia pulang.

Monday, July 13, 2015

mengagumimu dalam diam

setiap insan memang berhak jatuh cinta. berhak juga memutuskan kepada siapa hati ini akan diberikan. begitupun aku, aku berhak jatuh cinta dengan siapapun. sekalipun ia adalah sahabatku. memang tak berdosa mencintai sahabat sendiri. namun jika aku boleh memilih, aku tak ingin jatuh cinta dengan dia. sahabat sekaligus kekasihku dimasa lalu. tapi, aku tak bisa menghentikan perasaan ini. karena perasaan ini terus mengalir tanpa bisa aku hentikan. mungkin aku bisa menghentikannya, namun aku butuh waktu lama untuk bisa melakukan semua itu. dan entah kapan waktu akan berpihak kepadaku. 
mengagumimu dalam diam adalah kegiatanku sekarang. karena hanya dengan itu aku bisa mensyukuri anugerah terindah yang pernah aku miliki, hasil ciptaan dari Tuhan. sifatnya yang dewasa yang mampu menghadapi berbagai masalah dengan baik. serta kebijakannya yang mampu memilih dan memutuskan diantara beragam pilihan. meski tak jarang, pilihan yang ia ambil menyakiti orang lain. meski begitu, aku tau dia tak ada niatan untuk melakukan itu.
mengagumimu dalam diam adalah caraku untuk selalu mengenangmu. bukan sehari dua hari aku mengenalmu. bukan juga sebulan dua bulan aku bersahabat denganmu. aku sangat mengenal sosokmu. sangat dan sangat. aku bahagia, saat kita bisa duduk berdua membuat satu kisah yang saat ini masih bisa aku kenang. aku bahagia pernah menjadi salah satu wanita yang pernah mewarnai hidupmu. aku bahagia saat aku pernah menjadi bagian dari hidupmu. entahlah itu berharga atau tidak bagimu, namun aku tetap bahagia. tulus atau tidaknya perasaanmu saat itu yang penting aku bahagia. dan jika aku boleh meminta pada Tuhan. aku ingin kau dan aku dipersatukan disuatu tempat, dimana hanya ada kau dan aku. duduk bersama untuk mengenang masa yang pernah kita lewati bersama. sebelum pada akhirnya kita akan saling menjauh dan saling terlupakan.
mengagumimu dalam diam adalah caraku menyelesaikan masalah. karena hanya dengan cara ini persahabatan kita akan tetap utuh. tidak rusak hanya dengan perasaan ini. aku rela berkorban demi menjaga keutuhan persahabatan kita. meski aku harus mengorbankan perasaanku.
mengagumimu dalam diam adalah caraku memelukmu dalam doa. karena hanya dengan itu aku bisa merasa tenang dan dami jika melihatmu baik-baik saja. dalam doa yang tak pernah putus, aku selalu berdoa agar kau sehat selalu dan selalu bahagia. meski alasan kau bahagia bukan karena ku. hanya dengan melihatmu bahagia aku merasa senang. walaupun hati ini menangis, namun aku coba untuk tetap kuat dan bertahan dengan keadaan ini. sampai pada akhirnya, waktu yang akan merubah segalanya. merubah awan hitam menjadi pelangi yang sangat indah.

aku menyayangimu atas izin-Nya

aku mengharapkanmu
namun aku sadar, aku tak pantas berharap padamu
aku menyayangimu
namun, aku hanya dapat menyebutmu dalam doa
mencintaimu... aku rasa tak mampu
karena cintaku hanya untuk-Nya

untukmu, makhluk ciptaan Tuhan yang aku kagumi...
izinkan aku mengagumimu dalam diamku
kau sangat menawan dan rupawan
namun bukan karena itu aku menyayangimu
sifatmu yang mampu membuatku jatuh hati kembali
akhlakmu yang mampu membuat hati ini tenang
bila aku didekatmu, tenang dan nyaman yang aku rasa
ingin rasanya berada didekatmu selama mungkin
namun aku sadar, mengharapkanmu saja aku tak pantas
apalagi jika aku lama berada didekatmu
rasanya aku berdosa

untukmu, wahai lelaki idaman...
kau hampir mendekati sempurna
meski aku tau tak ada manusia yang sempurna
akhlak yang kau bangun dalam dirimu
aku yakin banyak memikat hati perempuan
karena itu aku mundur
aku mundur bukan karena aku takut kalah
tapi karena aku sadar diri
jika dibandingkan dengan mereka yang mendekatimu,
aku kalah saing

teruntukmu lelaki penghuni hatiku...
entah sudah berapa tahun rasa ini bersemayam dihatiku
namun yang jelas aku sangat tak nyaman dengan keadaan ini
menyayangimu dalam diam
membuat hati ini gundah
mengagumimu dalam diam
membuat hati ini terlena
jika aku jujur, semua itu sangat mengganggu pikiranku
sakit? pasti
tapi aku mencoba bertahan sekuat mungkin
aku sadar, menyayangi seseorang memang mempunyai resiko
dan ini resiko yang harus aku tempuh
karena aku memilih dalam diam
meski begitu, aku tak apa
masih bisa melihat senyummu,
melihat tawa dan candamu,
dan berada didekatmu, itu sudah lebih dari cukup bagiku

kau bagaikan awan putih yang berada di langit tujuh
sedangkan aku...
aku bagaikan tanah yang berada dilapis ke tujuh
kita sangat berbeda
dan aku sadar kau tak pantas untukku
kau terlalu baik dan aku terlalu buruk untukmu
karena itu aku tak pantas berharap padamu
biarkanlah ini menjadi anganku semata
tapi aku mohon izin padamu
biarkan rasa ini tetap tumbuh sebagaimana mestinya
sampai ia akan benar-benar menghilang dengan sendirinya
dan sampai rasa ini tak akan datang kembali
tanpa perlu aku dan kau mengusirnya
entah kapan waktunya
namun aku yakin, masa indah itu akan datang

aku menyayangimu atas izin-Nya
dan aku percaya, aku dapat melupakanmu atas ridho-Nya

Tuesday, May 12, 2015

ini baru awal

kesuksesan seorang manusia masih sangat panjang. sukses didunia mungkin adalah harapan dari setiap insan, namun semua itu tak penting jika kita tidak mengimbanginya dengan bekerja keras untuk mencapai kesuksesan di akhirat. karena kesuksesan sesungguhnya adalah kesuksesan di akhirat.
aku ini hanya seorang wanita yang masih belum mengerti tentang kehidupan. aku masih belajar memahami kehidupan yang sesungguhnya dari orang-orang yang menyayangiku dan selalu memberiku support. aku ini seorang wanita yang cuek dan terkadang suka tidak peduli dengan lingkungan bahkan omongan orang sekalipun. dulu sebelum aku beranjak dewasa, aku selalu melihat semua ini dengan penuh kemudahan. aku tidak pernah membuat diriku mengalami kesulitan karena suatu hal. karena aku selalu beranggapan "jalani hidup apa adanya, kalau dikasihnya seperti ini ya bersyukur yang penting aku masih bisa tetap hidup". saat itu aku tak punya pikiran untuk membuat hidupku menjadi berarti yang akan berdampak membuat orang lain bangga padaku. mungkin karena pada saat itu aku terlalu cuek makanya aku tak mempunyai sesuatu yang bisa untuk aku banggakan dan membuat orang lain bangga padaku.
dalam hal pendidikan, bisa dibilang aku murid yang biasa saja. tak mempunyai otak cerdas, tapi bukan berarti otakku tak cerdas. saat aku duduk dibangku sekolah dasar, aku sempat beberapa kali masuk ke-10 besar. saat aku duduk dibangku sekolah menengah pertama, aku sempat mendapatkan peringkat ke-4 secara berturut-turut waktu aku kelas delapan. ya meskipun hanya dua kali tapi itu sudah termasuk sebuah keberuntungan tersendiri untukku. nilai hasil ujian nasional tinggkat sd dan smp pun tak begitu bagus, ya bisa dibilang itu standar. entah apa yang ada dipikiranku. saat aku memasuki sekolah menengah atas aku mulai merubah pandangan dan prinsip hidupku. aku tidak mau lagi menjadi orang cuek yang tidak mempunyai sesuatu yang bisa aku banggakan. semenjak aku sekolah di sekolah menengah atas yang cukup terpandang di salah satu kota kecil banyak cerita ini,aku mulai menonjolkan siapa diriku. aku ingin lebih banyak dikenal di sekolah, aku ingin semua teman baik yang seangkatan, kakak kelas maupun adik kelas mengenalku, bahkan aku juga ingin dikenal oleh guru-guru disekolah. dikenal sebagai anak berprestasi, bukan sebagai anak nakal yang sering membikin onar disekolah. 
langkah demi langkah sudah aku lewati hingga akhirnya aku bisa mewujudkan apa yang aku inginkan, yaitu dikenal oleh orang banyak. aku senang dan aku bangga aku bisa melakukan semua itu. semenjak aku naik ke kelas sebelas program ips aku lebih gencar lagi membuat diriku hidup dikelas dan membuat guru-guruku mengenalku karena prestasiku. sengaja aku mengambil program ips karena memang aku lebih ahli dalam bidang ilmu pengetahuan sosial tersebut. meskipun mamah tak suka dengan keputusanku mengambil program ips ini, namun aku berhasil meluluhkan hati mamahku dengan prestasi yang aku raih di kelas sebelas ini. yaa, aku mendapatkan peringkat satu selama dua semester berturut-turut. aku juga berhasil menjuarai lomba agama hingga mewakilkan sekolahku untuk mengikuti lomba tingkat Jawa Barat di Kota Bandung. walaupun aku tidak berhasil mendapatkan juara tapi setidaknya aku bangga aku bisa menjadi perwakilan sekolah untuk mengikutin lomba se tingkat Jawa Barat. itu aku dapatkan dikelas sebelas. dikelas duabelas aku mendapatkan sesuatu yang lebih fantastic lagi. aku lagi lagi mendapatkan peringkat pertama dikelas, dan juga aku berhasil menduduki peringkat ketiga rank paralel dari semua kelas duabelas ips yang ada di sekolah. alhasil aku mendapatkan penghargaan saat pelepasan siswa-siswi dilaksanakan. aku senang dan aku bersyukur atas semua yang Allah berikan padaku. jujur sampai saat ini aku masih tidak percaya, berawal dari ucapan untuk merubah pandangan dan prinsip, kini menjadi sebuah kenyataan yang bisa membuat orang tuaku bangga padaku. tak pernah terbayangkan sebelumnya, bermimpi seperti inipun aku tak pernah.
dan sekarang saat pengumuman SNMPTN itu keluar, kebahagiaanku tak terbendung lagi. aku LOLOS SNMPTN tahun ini. dan aku keterima disalah satu universitas negeri yang sudah punya nama. lagi lagi dan lagi aku membuat orang tuaku bangga. termasuk papahku. dari awal aku adalah anak harapan satu-satunya papah yang bisa papah andalkan. melihat kakakku gagal memasuki perguruan tinggi negeri harapan satu-satunya papah adalah aku. dan papah ingin aku kuliah di perguruan tinggi negeri dan mengambil jurusan pendidikan agar kedepannya aku bisa menjadi seorang guru dan bergelar pegawai negeri. sekarang semua harapan dan cita-cita papah menjadi kenyataan. doa papah terkabulkan. puji syukur sekali lagi aku ucapkan kepada Allah SWT. aku janji, aku ga akan mengecewakan kedua orang tuaku termasuk papah. aku akan membuat papah lebih bangga lagi dari ini.
ini baru awal. kedepannya pasti bakal banyak badai dan ombak yang akan menerjang untuk ujian mencapai sebuah kesuksesan. semoga suatu saat nanti aku dan kalian yang membaca postingan ini bisa menggapai kesuksesan didunia dan diakhirat. Amin Allahuma Amin Ya Robbal'alamin :)

Saturday, April 25, 2015

aku mengulanginya kembali

Masalalu begitu keras hingga mengajarkan aku banyak pembelajaran. Salah satunya adalah belajar untuk memilih pria yg tepat. Masalu membuatku trauma. Dan itu yg membuatku sulit untuk menerima lelaki yg ingin mengenalku lebih dalam. Entah apa yg sedang merasuki aku saat ini,tapi yg pasti alasan aku melakukan itu adalah karna aku tak ingin masalalu ku terulang kembali.
Satu persatu lelaki yg mendekatiku tak pernah ada ujung yang jelas dariku. Karena aku selalu mengabaikan mereka meski aku welcome dengan mereka. Hingga akhirnya ada seseorang yg membuatku betah bertahan lama berdekatan dengannya. Aku membiarkan dia mengenaliku lebih jauh dan aku membiarkan dia mengetahui siapa aku. Entah apa yang terbesit dalam pikiranku hingga akhirnya aku luluh dengannya. Sosok sederhana ini telah mampu membuatku bangkit dari bayang-bayang rasa yg dulu pernah ada. Sosok sederhana yg hanya bermodalkan senyuman ini mampu bertahan dengan sifat jutekku. Entah apa yang ada dipikiran dan apa yg membuat dia bisa sabar menghadapi sifat jutekku. Aku memang seperti ini dan aku tak bisa merubahnyaa karena ini memang karakterku.
Hingga suatu saat aku mampu dibuat luluh olehnya. Dan dia mampu mematahkan pandanganku bahwa semua pria sama saja. Aku bisa menerima dia sebagai kekasihku. Itu hal yang dulu sulit aku lakukan. Menerima pria lain selain rasa yang dulu pernah ada. Namun tetap saja aku tak bisa menyembunyikan rasa khawatir dan gelisahku. Aku khawatir suatu saat nanti dia berubah yg ujungnya akan menyakiti hatiku. Dan aku gelisah aku takut kejadian dimasalalu ku terulang kembali. Banyak yang bilang aku tak adil karena telah menyamakan semua lelaki. Banyak yg bilang aku terlalu jahat karena tak memikirkan perasaan orang lain hanya karena takut kejadian dimasalalu terulang kembali.
Aku akui memang aku salah. Aku terlalu trauma dan takut untuk hal itu. Aku akui memang aku terlalu jahat. Aku tak mementingkan perasaan dia hanya karena aku takut untuk disakiti kembali. Namun rasa bersalah itu hanya bisa aku rasakan seorang diri. Karena lagi-lagi aku membiarkan seseorang yg aku sayangi pergi begitu saja hanya karena sifatku,tanpa bisa aku pertahankan. Aku memang menyesal. Namun bukan menyesal karena hubunganku dengan dia harus berakhir. Tapi aku menyesal karena untuk kedua kalinya aku membiarkan orang yg aku sayangi pergi begitu saja tanpa bisa aku bs perbaiki kesalahan dan mempertahankannya kembali.
Aku mengulanginya kembali. Kejadian tiga tahun silam kini terulang kembali😞

Untukmu yang Tak Bisa Ku Sentuh...

Ku tulis ini sebagai ungkapan dari keresahanmu saat ini. Aku tahu alasan dibalik sikap dinginmu. Menciptakan jarak, dan mengorbankan rasa...